Kamis, 03 Agustus 2023

 

JASA GURU TAK LEKANG OLEH WAKTU

            Asaalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Audzubillahiminasyaitanirrajim bismillahirrahmanirrahim.

Yang saya hormati bapak ibu guru

Yang saya hormati hadirin yang dirahmati Allah SWT serta

Dewan juri dan teman-teman peserta lomba yang saya sayangi.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmah dan hidayahNya sehingga kita dapat berkumpul dalam rangka Lomba Pidato Sekolah Dasar, tanpa halangan suatu apapun.

Shalawat serta salam marilah kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW semoga kelak kita mendapat syafaatnya, amin Allahuma amin.

Pada kesempatan yang berbahagia ini ijinkalah saya memperkenalkan diri, nama saya Ani dengan nomer urut 001. Pada kesempatan yang berbahagia ini saya akan menyampaikan pidato dengan judul Selamat bertugas di tempat yang baru guruku, jasamu abadi di hatiku.

Bapak ibu dan Dewan Juri yang saya hormati serta teman-teman peserta Lomba Pidato yang saya banggakan.

Guru, sebuah kata yang setiap hari kita dengarkan dan kita ucapkan, nama itu begitu harum dan sangta besar jasanya dalam perjalanan belajar kita dari kecil hingga hari ini kita bisa berkumpul disini adalah karena jasa besar seorang guru, kita bisa berdiri disini sekarang ini mempunyai keberanian ini untuk berkata-kata di hadapan orang banyak adalah berkat perjuangan seorang guru yang tak kenal lelah mendidik kita meski kita sangat susah dalam menerima apa yang guru ajarkan, kita bisa menapaki satu demi satu, langkah demi langkah adalah berkat keuletan guru yang mengajarkan huruf demi huruf dengan penuh kesabaran, kita mampu menjadi pejabat, bos besar, atau seorang tokoh adalah berkat jasa seorang guru.


Hadirin yang dirahmati Allah SWT

Sungguh guru adalah seseorang yang mulia yang mempunyai jasa besar dalam kehidupan kita, sejak kita kecil kita belum bisa memegang pensil bahkan kita masih sering menangis ketika kita baru memasuki masa sekolah, guru dengan sabar membantu kita memegangkan pensil untuk kita, guru tak marah meski kita berkali-kali membuatnya kesal karena kemalasan kita.

Ketika orang lain merasa capek karena kita yang tidak mengerti apa yang dianjarkannya, bahkan ketika orangtua kita marah ketika mengajari kita karena kita yang malas, guru selalu menuntun kita agar kita belajar dengan baik. Guru seakan samudera kesabaran yang tak pernah habis kesabarannya meski kita yang selalu membuat guru emosi dan menahan amarah karena kegaduhan yang kita buat. Guru maafkan kita yang selalu membuatmu dalam kecewa yang tak pernah engkau utarakan kepada siapapun.


Guru, kami belum bisa membuatmu bangga dengan keberhasilan kami, kami masih harus berjuang melanjutkan sekolah kami lebih tinggi samapi suatu saat nanti kami akan bangga kepadamu yang telah menjadikan kami orang-orang hebat. Guru kami selalu mendoakanmu sehat dan dimudahkan dalam bertugas. Terima kasih kami haturkan atas jasa-jasamu yang tak ternilai, meski kelak kami berada jauh darimu jasamu tak lekang oleh waktu. Kami terus mengingat jasa besarmu.

Dewan juri dan teman-teman yang saya sayangi.

            Sekian pidato saya, mohon maaf atas segala kekurangan, billahi taufiq walhidayah wasalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar